Senin, 13 Januari 2014

Metode 424 membersihkan wajah



Pertama nih, bersihkan wajah dengan cara memijat-mijat daerah wajah menggunakan cleansing oil selama  4 menit untuk mengangkat lemak, kotoran dan riasan sekaligus melindungi kelembapan kulit tanpa membuatnya iritasi. Kedua, gunakan cleansing foam atau facial wash selama 2 menit untuk mengangkat sel kulit mati, dan membilasnya selama  4 menit. Dalam proses ini dianjurkan untuk menggunakan air hangat atau suam-suam kuku. Proses ini ditutup dengan membasuh muka menggunakan air dingin. Penggunaan air dingin ditujukan untuk mengecilkan pori-pori kulit wajah. Hindari handuk sesudah proses pembersihan. Handuk yang dilapkan ke kulit akan langsung menyerap air sehingga tidak ada air yang mengalir di bagian wajah. Langkah terbaik yang dapat dilakukan ialah dengan cara menepuk-nepuk wajah yang lembab. Hal ini bertujuan agar air yang ada di wajah dapat meresap ke kulit wajah. Wajah pun dapat menjadi l
ebih segar dengan cara tersebut.

Membuat surat versi sunda



Padahérang, 26 Désémber 2012

Kahatur,
Rima Anggraeni
di Perumahan Angin Ribut

            Salam Sono,
            Kumaha kaayaan Rima sareng kulawargi di Padahérang? Nuhun upami damang mah. Ieu mah sanés heureuy, sanés banyol, Fitria téh kacida sonona ka Rima di Padahérang. Iraha Rima bade ameng ka Banjar? Suang jajan baso di Mang Élon kawas kapungkur geuning. Kapungkur ogé pan Rima mah séép tilu mangkok, alesanna mah lapar padahal mah doyan wén.
            Inget kénéh basa nuju ameng di Lapang Golf, harita Rima dipoyokan ku barudak pédah Otong sok nyaketan Rima alesanna mah narosken pancén-pancén ti Pa Ganjar nanging padahal mah kabita hoyong nyepeng hapé BB cenah. Ség téh pas tos nyepeng hapé BB mah si otong téh ngaléos wén. Inget waé tah kajadian éta téh. Duh Teu karaos nya, tos sataun Rima pindah ka Padahérang. Mani asa sepi teu aya Rima di Sakola mah, teu aya anu sok céréwéd saur Pa Maul mah. 
            Rima, sakieu hela wé nya, bilih kapanjangan teuing. Salam wé kanggo sadaya kulawargi didinya. Nuhun upami Rima enggal-enggal ngabalesan.

Sonona, 


Fitria Diana Putri

Transaksi pembelian secara kredit dan pendapatan jasa secara kredit dalam Persamaan Dasar Akuntansi



1.                  Transaksi
Transaksi adalah suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam suatu perusahaan yang dapat diukur dengan satuan uang yang dapat merubah HARTA, UTANG, DAN MODAL. Bukti transaksi adalah dokumen pendukung yang berisi data transaksi yang dibuat setelah melakukan transaksi untuk kebutuhan pencatatan keuangan.
            Fungsi pokok bukti transaksi adalah sebagai perekam pertama setiap transaksi yang dilakukan perusahaan. Dengan adanya bukti transaksi, setiap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan yang terkait dengan keuangan dapat didokumentasikan dan dipertanggungjawabkan secara akuntansi. Informasi yang dapat diperoleh dari adanya bukti transaksi, yaitu:
1. Siapa yang melakukan transaksi.
2. Rekening apa saja yang terpengaruh dengan adanya transaksi yang terjadi.
3. Penetapan pencatatan rekening ke dalam pencatatan selanjutnya (jurnal) .
A. Pembelian Secara Kredit
            Pembelian secara kredit adalah pembelian yang dilakukan oleh perusahaan yang dalam pembayarannya dilakukan secara bertahap atau secara angsuran kepada pemasok. Dalam pembelian kredit umumnya sebelum melakukan transaksi pembelian harus mendapat otorisasi terhadap pembelian yang dilakukan.
B. Transaksi Pendapatan Secara Kredit
            Penjualan secara kredit atau pendapatan secarakredit adalah penjualan atau hasil penjualan barang dagang scara tidak tunai yang dicatat sebagai debit pada perkiraan piutang dagang dan kredit pada perkiraan penjualan.
            Contoh:
Transaksi 1
July 2, 2004     Pembelian peralatan kecantikan Winna Salon secara                                                  kredit seharga Rp. 2.500.000,00                 Pembelian Kredit
*Akibat transaksi ini peralatan dan kewajiban berupa hutang usaha bertambah masing-masing Rp.2.500.000,00. Pencatatan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
In Thousand Rp
Tgl
Aktiva
=
Kewajiban + Ekuitas
Ket
Kas
Perlengkapan
Peralatan

Hutang Usaha
Modal
July 2


2500
=
2500





Transaksi 2
July 4, 2004     Penyerahan jasa pada pelanggan dengan pembayaran 10 hari setelah tanggal                       faktur (kredit) berjumlah Rp.1.500.000,00                   Pendapatan Kredit
*Transaksi ini menyebabkan harta bertambah berupa piutang dan ekuitas berupa modal masing-masing berjumlah Rp.1.500.000,00. Pencatatan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
In Thousand Rp
Tgl
Aktiva
=
Kewajiban + Ekuitas
Ket
Kas
Piutang
Perlengkp
Peralatan

Hutang Usaha
Modal
Saldo



2500
=
2500


July 4

1500


=

1500

Saldo

1500

2500
=
2500
1500


Transaksi 3
July 15, 2004   Pembelian perlengkapan kecantikan dengan pembayaran kredit seharga                               Rp.4000.000,00                 Pembelian Kredit
*Transaksi ini mengakibatkan harta berupa perlengkapan dan kewajiban berupa hutang usaha bertambah masing-masing berjumlah Rp.4.000.000,00. Pencatatan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
Tgl
Aktiva
=
Kewajiban + Ekuitas
Ket
Kas
Piutang
Perlengkp
Peralatan

Hutang Usaha
Modal
Saldo

1500

2500
=
2500
1500

July 15


4000

=
4000


Saldo

1500
4000
2500

6500
1500


Transaksi 4
July 22, 2004   Penerimaan uang tunai Rp.1000.000,00 untuk pembayaran jasa yang                                   digunakan pelanggan seharga Rp.2.500.000,00. Sisanya akan dibayar pada                   tanggal 5 Agustus 2004                 Pendapatan Kredit
*Transaksi ini menyebabkan kas bertambah Rp.1.000.000,00, piutang usaha bertambah Rp.1.500.000,00 dan modalnya bertambah Rp.2.500.000,00. Pencatatan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
Tgl
Aktiva
=
Kewajiban + Ekuitas
Ket
Kas
Piutang
Perlengkp
Peralatan

Hutang Usaha
Modal
Saldo

1500
4000
2500
=
6500
1500

July 22
1000
1500


=

2500

Saldo
1000
3000
4000
2500
=
6500
4000


Transaksi 5
July 28, 2004   Pembelian perlengkapan dengan pembayaran kredit berjumlah                                             Rp.10.000.000,00                   Pembelian Kredit
*Akibat transaksi ini, harta berupa perlengkapan dan kewajiban berupa hutang usaha bertambah masing-masing Rp.10.000.000,00. Pencatatan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
Tgl
Aktiva
=
Kewajiban + Ekuitas
Ket
Kas
Piutang
Perlengkp
Peralatan

Hutang Usaha
Modal
Saldo
1000
3000
4000
2500
=
6500
4000

July 28


10000

=
10000


Saldo
1000
3000
14000
2500
=
16500
4000


Senin, 13 Januari 2014

Metode 424 membersihkan wajah



Pertama nih, bersihkan wajah dengan cara memijat-mijat daerah wajah menggunakan cleansing oil selama  4 menit untuk mengangkat lemak, kotoran dan riasan sekaligus melindungi kelembapan kulit tanpa membuatnya iritasi. Kedua, gunakan cleansing foam atau facial wash selama 2 menit untuk mengangkat sel kulit mati, dan membilasnya selama  4 menit. Dalam proses ini dianjurkan untuk menggunakan air hangat atau suam-suam kuku. Proses ini ditutup dengan membasuh muka menggunakan air dingin. Penggunaan air dingin ditujukan untuk mengecilkan pori-pori kulit wajah. Hindari handuk sesudah proses pembersihan. Handuk yang dilapkan ke kulit akan langsung menyerap air sehingga tidak ada air yang mengalir di bagian wajah. Langkah terbaik yang dapat dilakukan ialah dengan cara menepuk-nepuk wajah yang lembab. Hal ini bertujuan agar air yang ada di wajah dapat meresap ke kulit wajah. Wajah pun dapat menjadi l
ebih segar dengan cara tersebut.

Membuat surat versi sunda



Padahérang, 26 Désémber 2012

Kahatur,
Rima Anggraeni
di Perumahan Angin Ribut

            Salam Sono,
            Kumaha kaayaan Rima sareng kulawargi di Padahérang? Nuhun upami damang mah. Ieu mah sanés heureuy, sanés banyol, Fitria téh kacida sonona ka Rima di Padahérang. Iraha Rima bade ameng ka Banjar? Suang jajan baso di Mang Élon kawas kapungkur geuning. Kapungkur ogé pan Rima mah séép tilu mangkok, alesanna mah lapar padahal mah doyan wén.
            Inget kénéh basa nuju ameng di Lapang Golf, harita Rima dipoyokan ku barudak pédah Otong sok nyaketan Rima alesanna mah narosken pancén-pancén ti Pa Ganjar nanging padahal mah kabita hoyong nyepeng hapé BB cenah. Ség téh pas tos nyepeng hapé BB mah si otong téh ngaléos wén. Inget waé tah kajadian éta téh. Duh Teu karaos nya, tos sataun Rima pindah ka Padahérang. Mani asa sepi teu aya Rima di Sakola mah, teu aya anu sok céréwéd saur Pa Maul mah. 
            Rima, sakieu hela wé nya, bilih kapanjangan teuing. Salam wé kanggo sadaya kulawargi didinya. Nuhun upami Rima enggal-enggal ngabalesan.

Sonona, 


Fitria Diana Putri

Transaksi pembelian secara kredit dan pendapatan jasa secara kredit dalam Persamaan Dasar Akuntansi



1.                  Transaksi
Transaksi adalah suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam suatu perusahaan yang dapat diukur dengan satuan uang yang dapat merubah HARTA, UTANG, DAN MODAL. Bukti transaksi adalah dokumen pendukung yang berisi data transaksi yang dibuat setelah melakukan transaksi untuk kebutuhan pencatatan keuangan.
            Fungsi pokok bukti transaksi adalah sebagai perekam pertama setiap transaksi yang dilakukan perusahaan. Dengan adanya bukti transaksi, setiap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan yang terkait dengan keuangan dapat didokumentasikan dan dipertanggungjawabkan secara akuntansi. Informasi yang dapat diperoleh dari adanya bukti transaksi, yaitu:
1. Siapa yang melakukan transaksi.
2. Rekening apa saja yang terpengaruh dengan adanya transaksi yang terjadi.
3. Penetapan pencatatan rekening ke dalam pencatatan selanjutnya (jurnal) .
A. Pembelian Secara Kredit
            Pembelian secara kredit adalah pembelian yang dilakukan oleh perusahaan yang dalam pembayarannya dilakukan secara bertahap atau secara angsuran kepada pemasok. Dalam pembelian kredit umumnya sebelum melakukan transaksi pembelian harus mendapat otorisasi terhadap pembelian yang dilakukan.
B. Transaksi Pendapatan Secara Kredit
            Penjualan secara kredit atau pendapatan secarakredit adalah penjualan atau hasil penjualan barang dagang scara tidak tunai yang dicatat sebagai debit pada perkiraan piutang dagang dan kredit pada perkiraan penjualan.
            Contoh:
Transaksi 1
July 2, 2004     Pembelian peralatan kecantikan Winna Salon secara                                                  kredit seharga Rp. 2.500.000,00                 Pembelian Kredit
*Akibat transaksi ini peralatan dan kewajiban berupa hutang usaha bertambah masing-masing Rp.2.500.000,00. Pencatatan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
In Thousand Rp
Tgl
Aktiva
=
Kewajiban + Ekuitas
Ket
Kas
Perlengkapan
Peralatan

Hutang Usaha
Modal
July 2


2500
=
2500





Transaksi 2
July 4, 2004     Penyerahan jasa pada pelanggan dengan pembayaran 10 hari setelah tanggal                       faktur (kredit) berjumlah Rp.1.500.000,00                   Pendapatan Kredit
*Transaksi ini menyebabkan harta bertambah berupa piutang dan ekuitas berupa modal masing-masing berjumlah Rp.1.500.000,00. Pencatatan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
In Thousand Rp
Tgl
Aktiva
=
Kewajiban + Ekuitas
Ket
Kas
Piutang
Perlengkp
Peralatan

Hutang Usaha
Modal
Saldo



2500
=
2500


July 4

1500


=

1500

Saldo

1500

2500
=
2500
1500


Transaksi 3
July 15, 2004   Pembelian perlengkapan kecantikan dengan pembayaran kredit seharga                               Rp.4000.000,00                 Pembelian Kredit
*Transaksi ini mengakibatkan harta berupa perlengkapan dan kewajiban berupa hutang usaha bertambah masing-masing berjumlah Rp.4.000.000,00. Pencatatan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
Tgl
Aktiva
=
Kewajiban + Ekuitas
Ket
Kas
Piutang
Perlengkp
Peralatan

Hutang Usaha
Modal
Saldo

1500

2500
=
2500
1500

July 15


4000

=
4000


Saldo

1500
4000
2500

6500
1500


Transaksi 4
July 22, 2004   Penerimaan uang tunai Rp.1000.000,00 untuk pembayaran jasa yang                                   digunakan pelanggan seharga Rp.2.500.000,00. Sisanya akan dibayar pada                   tanggal 5 Agustus 2004                 Pendapatan Kredit
*Transaksi ini menyebabkan kas bertambah Rp.1.000.000,00, piutang usaha bertambah Rp.1.500.000,00 dan modalnya bertambah Rp.2.500.000,00. Pencatatan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
Tgl
Aktiva
=
Kewajiban + Ekuitas
Ket
Kas
Piutang
Perlengkp
Peralatan

Hutang Usaha
Modal
Saldo

1500
4000
2500
=
6500
1500

July 22
1000
1500


=

2500

Saldo
1000
3000
4000
2500
=
6500
4000


Transaksi 5
July 28, 2004   Pembelian perlengkapan dengan pembayaran kredit berjumlah                                             Rp.10.000.000,00                   Pembelian Kredit
*Akibat transaksi ini, harta berupa perlengkapan dan kewajiban berupa hutang usaha bertambah masing-masing Rp.10.000.000,00. Pencatatan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut :
Tgl
Aktiva
=
Kewajiban + Ekuitas
Ket
Kas
Piutang
Perlengkp
Peralatan

Hutang Usaha
Modal
Saldo
1000
3000
4000
2500
=
6500
4000

July 28


10000

=
10000


Saldo
1000
3000
14000
2500
=
16500
4000